• Latest News

    Rabu, 28 September 2016

    Pemuda Simalungun ini, Perkenalkan Sarunei Hingga ke Papua

    Alat musik tradisional Simalungun, sarunei, kalah populer dari alat musik tradisional lainnya. Keberadaannya kini semakin mengkhawatirkan.

    Melihat kondisi ini, alumni Seni Musik Universitas Negeri Medan, Triadil Saragih, memfokuskan diri untuk memainkan musik tradisional ini, dan mengajak para pemuda Simalungun untuk giat dalam pelestarian musik Simalungun.

    "Pemuda Simalungun harus mencintai alat musik Simalungun, salah satunya Sarunei, ini sudah jarang dimainkan. Saya ajak pemuda Simalungun yang kebetulan mahasiswa seni musik dari Universitas Nomensen, Unimed dan USU untuk sama-sama mempopulerkan alat musik tradisional ini. Saat ini sudah terkumpul 15 orang," kata Triadil saat dihubungi, Senin (19/9/2016).

    Tak hanya itu, Triadil telah memainkan alat musik ini hingga ke Papua, dan ia juga berharap musik dan budaya Simalungun mendapatkan perhatian Badan Otorita Wisata Danau Toba.
    "Saya sudah mainkan sarunei simalungun ke Papua, Lampung, Sulawesi Tenggara, saat pesparawi, dan dalam musik GKPS (Gereja Kristen Protestan Simalungun). Besar harapan saya selaku pemuda Simalungun agar musik dan budaya Simalungun diperhatikan dan dilibatkan dalam setiap program Badan Otorita Wisata Danau Toba," sambungnya.

    Triadil turut mengkritisi Pemerintah Kabupaten Simalungun, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Simalungun tidak aktif melibatkan pemuda Simalungun dalam pelestarian musik dan budaya.
    "Semua bergerak dari pemerintah, kalau pemerintah mendukung pasti warisan leluhur Simalungun tak akan kalah maju dari daerah lain," katanya.

    Sumber  (cr2/tribun-medan.com)
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Pemuda Simalungun ini, Perkenalkan Sarunei Hingga ke Papua Rating: 5 Reviewed By: Horas Simalungun
    Scroll to Top

    Powered by themekiller.com